Lazismu Kendal

Lazismu Kendal

Lazismu Kendal Teken MoU dan Gelar Seremonial Tasaruf Beasiswa Sang Surya

Kendal – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kendal bekerjasama dengan Majelis Pembiaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PDM Kendal menggelar kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta seremonial tasaruf Program Beasiswa Sang Surya di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, pada Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari proses seleksi penerima beasiswa yang telah dilaksanakan pada bulan Juli lalu.

Dari 44 peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak 10 mahasiswa berhasil lolos dan resmi ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Sang Surya Lazismu Kendal Tahun 2025. Program ini merupakan salah satu komitmen Lazismu Kendal dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di kalangan mahasiswa, terutama mereka yang memiliki prestasi akademik dan dedikasi terhadap gerakan dakwah di Persyarikatan Muhammadiyah.

Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kendal, Sulis Mardiyono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Lazismu Kendal untuk memperkuat kinerja penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, serta sedekah.

“Tahun ini, Lazismu Kendal ditargetkan untuk menghimpun dana sebesar Rp25 miliar. Dari dana yang terhimpun tersebut, kami berharap akan lahir berbagai program yang berdampak besar bagi masyarakat,” ujar Sulis Mardiyono.

Ia menambahkan, Beasiswa Sang Surya merupakan salah satu program unggulan Lazismu Kendal yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah salah satu sektor penting dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin agar dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun tidak hanya berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan untuk program yang berkelanjutan, seperti beasiswa pendidikan ini,” tambah Sulis.

Sementara itu, Ketua MPKSDI PDM Kendal, Edi Hansa, dalam sambutannya menekankan bahwa beasiswa yang diberikan oleh Lazismu bukanlah semata-mata bentuk bantuan finansial, tetapi juga amanah yang harus dijaga dan disyukuri oleh para penerima.

“Beasiswa ini merupakan amanah yang harus dijaga dan disyukuri. Dari sekian banyak mahasiswa yang mendaftar, kalianlah yang terpilih. Ini bukan berarti kalian akan otomatis menerima beasiswa penuh hingga lulus, karena akan ada proses monitoring dan evaluasi secara berkala,” ujar Edi Hansa.

Ia menjelaskan, evaluasi akan dilakukan tidak hanya berdasarkan prestasi akademik, tetapi juga keaktifan penerima dalam kegiatan Persyarikatan Muhammadiyah. Hal ini sejalan dengan semangat Muhammadiyah yang menekankan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan komitmen sosial keagamaan.

“Selain capaian akademik, kami juga menilai sejauh mana mahasiswa penerima beasiswa aktif dalam kegiatan Muhammadiyah. Keterlibatan itu menunjukkan kesungguhan kalian dalam mengamalkan nilai-nilai persyarikatan,” ungkapnya.

Kegiatan MoU dan seremonial tasaruf ini dihadiri oleh jajaran pengurus Lazismu Kendal, perwakilan PDM Kendal, serta para mahasiswa penerima beasiswa beserta orang tua mereka. Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk penyerahan secara simbolis bantuan beasiswa kepada masing-masing penerima.

Salah satu penerima beasiswa, Erna Setyowati, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendal Batang, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Lazismu Kendal atas kepercayaan ini. Beasiswa ini sangat membantu saya untuk melanjutkan kuliah dan memotivasi saya agar lebih aktif di kegiatan Muhammadiyah,” katanya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Lazismu Kendal atas kepercayaan ini. Beasiswa ini sangat membantu saya untuk melanjutkan kuliah dan memotivasi saya agar lebih aktif di kegiatan Muhammadiyah,” katanya dengan penuh haru.

Dengan adanya program ini, Lazismu Kendal berharap dapat melahirkan kader-kader unggul yang tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa.

“Kami ingin para penerima Beasiswa Sang Surya menjadi contoh generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan berjiwa sosial tinggi. Itulah esensi dari dakwah kemanusiaan Muhammadiyah,” pungkas Sulis Mardiyono di akhir kegiatan.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto antara pengurus Lazismu Kendal, MPKSDI PDM Kendal, dan para penerima beasiswa. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lazismu Kendal menunjukkan komitmennya untuk terus menyalurkan amanah umat dengan transparan dan berorientasi pada pemberdayaan.

Tentang Berita dan Artikel Lainya

Scroll to Top