Kendal — Lazismu Kendal menggelar kegiatan gathering dan buka bersama relawan AmbulansMu se-Kabupaten Kendal pada Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 97 driver dan relawan yang selama ini aktif memberikan layanan kemanusiaan di berbagai wilayah di Kabupaten Kendal.
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas pelayanan relawan AmbulansMu di lapangan.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, Ikhasan Intizam, dalam tausiyahnya menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang telah mengabdikan diri dalam pelayanan kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa relawan AmbulansMu adalah bagian dari relawan kebaikan yang senantiasa menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Relawan AmbulansMu adalah relawan kebaikan. Apa yang dilakukan hari ini adalah bentuk nyata dari amal saleh. Sebagaimana dalam Surat Ar-Rahman ayat 60, ‘Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan pula,’” ujarnya dalam kutipan langsung.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap tindakan yang dilandasi keikhlasan akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT. Oleh karena itu, ia berharap para relawan tetap istiqamah dalam menjalankan tugas, meskipun dihadapkan dengan berbagai tantangan di lapangan.
Selain tausiyah, kegiatan ini juga diisi dengan sesi sharing antar relawan dan pengurus Lazismu. Forum ini menjadi wadah untuk saling bertukar pengalaman, menyampaikan aspirasi, serta membahas berbagai hal terkait pengelolaan layanan AmbulansMu di Kendal.
Ketua Forum AmbulansMu Kendal, Masro, dalam sesi berbagi pengalaman mengungkapkan berbagai suka dan duka selama menjadi relawan. Ia menuturkan bahwa tugas sebagai relawan ambulans tidak hanya soal teknis mengantar pasien, tetapi juga menghadapi berbagai karakter masyarakat.
“Menjadi relawan ambulans itu penuh cerita. Mulai dari menangani pasien yang sakit dengan kondisi darurat hingga menghadapi komplain atau kritik dari pasien yang terkadang cukup menantang,” ungkap Masro.
Ia juga menyampaikan bahwa kondisi perlengkapan, termasuk seragam relawan, perlu mendapatkan perhatian. Menurutnya, sebagian seragam relawan sudah mulai tidak layak pakai dan perlu diperbarui untuk menunjang kenyamanan dan profesionalitas dalam bertugas.
Sementara itu, Hafidz, salah satu relawan AmbulansMu Kota Kendal, menyoroti pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang seragam di seluruh wilayah. Ia menilai bahwa keseragaman SOP sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal dan profesional.
“Kami berharap adanya SOP yang jelas dan seragam, sehingga mekanisme pelayanan AmbulansMu di setiap lokasi bisa sama. Ini penting agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang standar dan berkualitas,” ujarnya.
Menurutnya, dengan adanya SOP yang terstruktur, relawan akan memiliki panduan yang jelas dalam menjalankan tugas, sehingga dapat meminimalkan kesalahan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan AmbulansMu.
Sutiyono, Ketua Lazismu Kendal dalam kesempatan tersebut juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan mengembangkan Forum AmbulansMu sebagai bagian dari program layanan sosial kemanusiaan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan sinergi antara lembaga dan relawan semakin kuat.
Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kebersamaan. Sebagai bentuk apresiasi, Lazismu Kendal juga menyerahkan bingkisan Kado Ramadan kepada para relawan AmbulansMu yang hadir.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para relawan untuk terus berkontribusi dalam pelayanan kemanusiaan, sekaligus mempererat ukhuwah antar sesama relawan di Kabupaten Kendal.
