Lazismu Kendal

Lazismu Kendal

Lazismu Kendal Perkuat Gerakan Filantropi melalui Silaturahmi ke KL Lazismu Ngampel

Kendal – Dalam upaya memeratakan gerakan filantropi di tingkat kecamatan, Lazismu Kabupaten Kendal menggelar kegiatan silaturahmi ke Kantor Layanan (KL) Lazismu Ngampel pada Ahad, 12 April 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pengajian Ahad pagi serta diskusi strategis guna mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran program filantropi di wilayah tersebut.

Acara yang berlangsung di Aula Kecamatan Ngampel ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngampel, pegawai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta warga Muhammadiyah setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan antusiasme dan komitmen bersama dalam memperkuat gerakan sosial berbasis zakat, infak, dan sedekah.

Kegiatan diawali dengan pengajian Ahad pagi yang disampaikan oleh Ketua Lazismu Kendal, Sutiyono. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya mensyukuri nikmat Islam dan iman sebagai anugerah terbesar dari Allah Swt. Menurutnya, rasa syukur tersebut harus diwujudkan dalam bentuk kepedulian sosial kepada sesama, terutama melalui instrumen filantropi Islam.

“Islam dan iman adalah nikmat yang tidak ternilai. Maka bentuk syukur kita tidak cukup hanya dengan ucapan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, salah satunya dengan berbagi kepada sesama melalui zakat, infak, dan sedekah,” ujar Sutiyono dalam ceramahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa umat Islam memiliki tanggung jawab sosial yang besar, terutama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Dalam konteks tersebut, Lazismu hadir sebagai lembaga yang mengelola dana umat secara profesional dan amanah.

Lebih lanjut, Sutiyono mengajak jamaah untuk mulai mempersiapkan diri menyambut bulan Dzulhijjah yang akan datang, khususnya dalam pelaksanaan ibadah kurban. Ia mendorong warga Muhammadiyah Ngampel untuk menyalurkan kurban melalui Lazismu agar pendistribusiannya dapat lebih merata dan tepat sasaran.

“Kita akan segera memasuki bulan Dzulhijjah. Mari kita siapkan ibadah kurban kita, dan percayakan pengelolaannya melalui Lazismu agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Lazismu dengan berbagai elemen di tingkat cabang, termasuk PCM, AUM, dan komunitas masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan menjadi kunci keberhasilan dalam mengembangkan gerakan filantropi yang berkelanjutan.

Setelah pengajian, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang melibatkan pengurus Lazismu Kendal, pengelola KL Lazismu Ngampel, serta jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngampel. Diskusi tersebut bertujuan untuk merumuskan strategi dan formula dalam mengoptimalkan gerakan filantropi di Kecamatan Ngampel.

Dalam diskusi tersebut, berbagai gagasan dan masukan disampaikan, baik terkait penghimpunan dana maupun inovasi program penyaluran. Salah satu poin penting yang dibahas adalah perlunya pendekatan yang lebih kreatif dan adaptif dalam mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan filantropi.

Sutiyono dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa optimalisasi gerakan filantropi tidak hanya bergantung pada besarnya dana yang dihimpun, tetapi juga pada efektivitas program yang dijalankan. Ia menegaskan bahwa Lazismu harus mampu menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Penghimpunan itu penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana dana tersebut dikelola dan disalurkan secara tepat. Kita harus menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa KL Lazismu Ngampel sebagai kantor layanan yang masih berkembang membutuhkan dukungan dan pendampingan dari Lazismu Kendal. Hal ini sebagai bentuk komitmen untuk memastikan bahwa setiap kantor layanan dapat berfungsi secara optimal.

“KL Ngampel ini masih dalam tahap berkembang, sehingga perlu kita dukung bersama. Dengan sinergi dan pendampingan yang baik, insyaallah ke depan bisa menjadi salah satu kantor layanan yang kuat dan mandiri,” ujarnya.

Diskusi berlangsung dengan interaktif, di mana peserta turut memberikan pandangan dan pengalaman terkait pengelolaan kegiatan filantropi di tingkat lokal. Beberapa usulan yang muncul antara lain penguatan sosialisasi program, peningkatan transparansi laporan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam penghimpunan dana.

Kegiatan silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat jaringan dan koordinasi antara Lazismu Kendal dengan KL Lazismu Ngampel. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun semangat baru dalam mengembangkan gerakan filantropi yang lebih luas dan berdampak.

Dengan adanya kegiatan ini, Lazismu Kendal menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan dukungan kepada seluruh kantor layanan di wilayahnya. Hal ini sejalan dengan visi Lazismu sebagai lembaga filantropi Islam yang profesional dalam memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.

Ke depan, diharapkan KL Lazismu Ngampel dapat semakin berkembang dan mampu menjadi motor penggerak kegiatan sosial di tingkat kecamatan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas dan merata.

Klik Link di bawah ini untuk berdonasi program-program lazismu kendal

https://lazismukendal.org/campaign/infaq-umum?ref=d14or

Tentang Berita dan Artikel Lainya

Scroll to Top