Lazismu Kendal

Lazismu Kendal

Lazismu Kendal Gelar Rakorsus Qurban 1447 H, Targetkan Penghimpunan Rp 8,8 Miliar

Kendal — Lazismu Kabupaten Kendal menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Qurban 1447 H pada Sabtu, 25 April 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Dakwah PDM Kendal dan diikuti oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) serta Kepala Kantor Layanan Lazismu se-Kabupaten Kendal.

Rakorsus tersebut membahas persiapan program qurban Lazismu tahun 1447 H, dengan fokus utama pada program “Qurban Tepian Negeri” dan “Qurban Rendangmu”. Kedua program ini menjadi unggulan dalam upaya pemerataan distribusi daging qurban serta penguatan ketahanan pangan, khususnya di wilayah minim pekurban dan daerah terdampak bencana.

Ketua PDM Kendal, Ikhsan Intizam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi Lazismu Kendal dalam mengelola dan mendistribusikan hewan qurban setiap tahun. Ia menilai, langkah Lazismu dalam menjangkau daerah-daerah yang minim qurban merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang berdampak luas.

“Ia mengapresiasi Lazismu Kendal yang secara konsisten mengelola dan mendistribusikan hewan qurban ke daerah-daerah yang masih minim qurban, serta melakukan inovasi melalui program Rendangmu untuk mendukung ketahanan pangan saat terjadi bencana,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Selain itu, Ikhsan juga menginstruksikan agar pelaksanaan program qurban dapat dilakukan secara sinergis dengan majelis dan lembaga lain di lingkungan Muhammadiyah. Hal ini penting untuk mendukung pilar strategis Muhammadiyah, yaitu “3J: Jamaah, Jam’iyah, dan Jariyah”.

“Ia menekankan pentingnya sinergi antarunsur Muhammadiyah agar program qurban tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi gerakan kolektif yang berkelanjutan,” tambahnya.

Dalam pemaparan laporan oleh Aofi AN Surya Madani selaku manajer Lazismu Kendal, disebutkan bahwa pada tahun sebelumnya, yakni 2025, Lazismu Kendal berhasil menghimpun dan mengelola dana qurban sebesar Rp 8,1 miliar. Capaian tersebut menjadi dasar optimisme untuk target tahun 2026 atau 1447 H yang ditetapkan sebesar Rp 8,8 miliar.

Sementara itu, Ketua Lazismu Kendal, Sutiyono, mengajak seluruh peserta rakorsus untuk meningkatkan semangat berqurban, bahkan mendorong agar setiap individu berani menargetkan lebih dari satu hewan qurban.

“Kalau kita berdoa saja tidak berani untuk bisa berqurban lebih dari satu ekor, maka akan sulit bagi Allah memberikan kemampuan kepada kita. Sebagaimana firman-Nya, ‘Ud’uni astajib lakum’ (Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan),” ujar Sutiyono dalam kutipan langsung.

Ia juga menegaskan bahwa kekuatan doa harus diiringi dengan ikhtiar dan kerja kolektif agar target penghimpunan dapat tercapai.

Rakorsus ditutup dengan sesi diskusi kelompok berdasarkan daerah pemilihan (dapil). Dalam diskusi tersebut, peserta merumuskan program bersama, khususnya implementasi “Qurban Tepian Negeri” di masing-masing wilayah. Hasil diskusi diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antar-Kantor Layanan serta memperluas jangkauan manfaat program qurban.

Melalui Rakorsus ini, Lazismu Kendal menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program qurban yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berdampak sosial dan kemanusiaan secara luas.

Tentang Berita dan Artikel Lainya

Scroll to Top