Kendal – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang berlangsung pada 27 hingga 30 Mei 2026 menjadi masa yang penuh aktivitas bagi Lazismu Kendal. Pada momen tersebut, Lazismu Kendal kembali melaksanakan program unggulannya, Qurban Tepian Negeri, sebuah program yang berfokus pada pemerataan distribusi hewan qurban agar dapat menjangkau wilayah-wilayah yang masih minim pelaksanaan qurban.
Melalui program ini, Lazismu Kendal berupaya memastikan bahwa kebahagiaan dan manfaat qurban dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang jumlah hewan qurbannya masih terbatas. Program tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam mengoptimalkan ibadah qurban agar memberikan dampak yang lebih luas.
Pada pelaksanaan Qurban Tepian Negeri 1447 H, Lazismu Kendal berhasil menyalurkan 12 ekor sapi dan 39 ekor kambing/domba ke berbagai wilayah di Kabupaten Kendal. Distribusi tersebut mencakup sejumlah kecamatan, antara lain Kaliwungu Selatan, Brangsong, Ngampel, Gemuh, Cepiring, Weleri, Sukorejo, Patean, Plantungan, Pageruyung, Boja, Limbangan, hingga Singorojo.

Penyaluran hewan qurban dilakukan berdasarkan hasil asesmen kebutuhan di lapangan yang dilakukan oleh tim Lazismu bersama jaringan kantor layanan dan relawan di masing-masing wilayah. Dengan pendekatan tersebut, hewan qurban dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan berada di daerah dengan tingkat penerimaan qurban yang relatif rendah.
Manajer Lazismu Kendal, Aofi An Surya Madani, menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan program Qurban Tepian Negeri tahun ini tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pemerataan manfaat qurban.
Menurut Aofi, sejumlah lembaga dan mitra turut berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut. Rumah Sakit Muhammadiyah-Aisyiyah se-Kabupaten Kendal ikut memberikan dukungan dalam pengadaan hewan qurban. Selain itu, SD Muhammadiyah Weleri juga berkolaborasi dalam proses penyaluran kepada masyarakat penerima manfaat.
“Qurban Tepian Negeri ini dapat terlaksana atas sinergi berbagai pihak. Mulai dari Rumah Sakit Muhammadiyah-Aisyiyah se-Kabupaten Kendal yang ikut berkontribusi dalam pengadaan hewan qurban, kemudian SD Muhammadiyah Weleri yang berkolaborasi dalam penyalurannya, serta para donatur dan sohibul qurban yang mempercayakan qurban mereka melalui Lazismu Kendal,” ujar Aofi.
Lebih lanjut, Aofi menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat untuk berqurban melalui Lazismu Kendal pada tahun ini menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga akhir periode penghimpunan, Lazismu Kendal berhasil mengelola dana qurban dari masyarakat Kabupaten Kendal dengan nilai mencapai sekitar Rp9,2 miliar.
Dana tersebut berasal dari berbagai skema program qurban yang dikelola Lazismu, baik qurban terikat yang dikembalikan ke masing-masing cabang, program Qurban Tepian Negeri, maupun program pengolahan daging qurban menjadi produk olahan melalui program RendangMu.
Secara tidak langsung, Aofi menegaskan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat menjadi amanah besar bagi Lazismu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, mulai dari proses penghimpunan, pengelolaan, hingga pendistribusian hewan qurban agar berjalan secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.
Sementara itu, Divisi Program Lazismu Kendal sekaligus Penanggung Jawab Program Qurban 1447 H, Ilham Khur Aeni, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh sohibul qurban yang telah mempercayakan penyaluran qurbannya melalui Lazismu Kendal.
Menurutnya, pelaksanaan qurban tahun ini menghadapi tantangan yang lebih kompleks dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu tantangan utama adalah adanya sejumlah sohibul qurban yang baru menitipkan hewan qurbannya pada hari-hari tasyrik, sehingga tim program harus bergerak cepat melakukan pemetaan dan asesmen lokasi penyaluran.
Ilham menjelaskan bahwa kondisi tersebut menuntut kesiapan sumber daya dan jaringan distribusi yang lebih responsif agar hewan qurban tetap dapat disalurkan tepat waktu kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sohibul qurban yang telah menyalurkan qurbannya melalui Lazismu Kendal. Qurban tahun ini memiliki tantangan yang jauh lebih berat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Banyak sohibul qurban yang baru memasukkan atau menitipkan hewan qurbannya pada hari tasyrik. Hal ini menuntut kami di Divisi Program untuk segera melakukan asesmen terhadap daerah-daerah yang qurbannya masih minim. Namun alhamdulillah, seluruh hewan qurban yang masuk dalam program Qurban Tepian Negeri telah terdistribusi dengan baik dan tepat sasaran,” ungkap Ilham.
Keberhasilan distribusi tersebut menunjukkan kuatnya koordinasi antara Lazismu Kendal, kantor layanan Lazismu di tingkat cabang, relawan, serta berbagai mitra yang terlibat dalam pelaksanaan program. Melalui kerja sama yang solid, seluruh hewan qurban dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Kendal.
Program Qurban Tepian Negeri tidak hanya berorientasi pada penyaluran hewan qurban semata, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan kesejahteraan dan penguatan solidaritas sosial. Kehadiran program ini memungkinkan masyarakat di daerah yang selama ini minim qurban tetap dapat merasakan kebahagiaan Iduladha dan menikmati daging qurban secara layak.
Dengan capaian penyaluran 12 ekor sapi dan 39 ekor kambing/domba pada tahun ini, Lazismu Kendal berharap program Qurban Tepian Negeri dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah pada masa mendatang. Dukungan para sohibul qurban, mitra lembaga, serta masyarakat luas diharapkan menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat qurban yang lebih merata, berkeadilan, dan berdampak bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui semangat berbagi dan kepedulian yang terus terjaga, Qurban Tepian Negeri 1447 H menjadi bukti bahwa ibadah qurban tidak hanya bernilai ritual, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat dalam membangun kebersamaan dan menghadirkan kebahagiaan hingga ke pelosok negeri.
