KENDAL – Program tahunan Khitan Ceria ke-4 yang diselenggarakan oleh Lazismu Kendal kembali sukses digelar dengan meriah dan penuh kebahagiaan. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di lima titik berbeda yang tersebar di wilayah Kabupaten Kendal, yakni RS PKU Muhammadiyah Boja, RSUM Darul Istiqomah, RS PKU Aisyiyah, Klinik Pratama PCM Weleri, dan RSI 2 Kendal di Kecamatan Patean pada hari Ahad, 22 Juni 2025. Pemilihan lokasi yang tersebar ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dari berbagai kecamatan.
Dari total 202 peserta yang terdaftar, sebanyak 181 anak berhasil dikhitan pada hari pelaksanaan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana ceria, dengan dukungan dari tim medis profesional dan para relawan yang turut memeriahkan acara.
Acara Khitan Ceria ke-4 ini secara resmi dibuka secara serentak oleh anggota pleno Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal di lima titik pelaksanaan. Di RS PKU Muhammadiyah Boja, acara dibuka oleh Ali Satiran, sementara di RSUM Darul Istiqomah dibuka oleh Ikhsan Inizam. Di RS PKU Aisyiyah, pembukaan dilakukan oleh Nurul Qomariyah, dan di Klinik Pratama PCM Weleri, acara dibuka oleh Noer Agoes Hidayat. Sementara itu, di RSI 2 Patean, kegiatan dibuka secara resmi oleh Agus Budi Utomo. Kehadiran para anggota pleno PDM ini menunjukkan dukungan penuh Muhammadiyah Kendal terhadap suksesnya kegiatan sosial kemanusiaan ini.

Keberhasilan program ini merupakan hasil dari sinergi yang kuat antar majelis dan lembaga di lingkungan Muhammadiyah Kendal, termasuk Majelis Dikdasmen, MPKU, Majelis Pelayanan Sosial, Lazismu dan berbagai pihak lainnya yang turut berkontribusi dalam perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Selain mendapatkan layanan khitan gratis, para peserta juga menerima uang saku serta paket schoolkit sebagai bentuk apresiasi dan dukungan semangat belajar. Paket schoolkit tersebut berisi tas sekolah, buku tulis, bolpoin, pensil, penggaris, penghapus, dan berbagai alat tulis lainnya yang dibutuhkan untuk kegiatan belajar di sekolah. Tak hanya itu, setiap peserta juga mendapatkan satu kaleng RendangMu, produk olahan daging qurban siap saji dari program ketahanan pangan Muhammadiyah, yang bergizi dan menambah nilai manfaat dari kegiatan ini.

Sembari menunggu giliran anak-anak mereka dikhitan, para orang tua juga mendapatkan layanan tambahan berupa cek kesehatan gratis. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, dan konsultasi kesehatan dasar yang dilakukan oleh tim medis, khususya yang berada di RS PKU Boja. Layanan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan keluarga secara menyeluruh, tidak hanya bagi anak-anak peserta, tetapi juga bagi para pendamping yang turut hadir.
Sutiyono, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kendal, yang hadir langsung di lokasi RSI 2 Kendal di Patean, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Alhamdulillah, pelaksanaan Khitan Ceria ke-4 berjalan lancar dan penuh kebahagiaan. Anak-anak tampak antusias, orang tua merasa terbantu, dan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi kebaikan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, baik tim medis, relawan, donatur, maupun mitra-mitra kami,” ujarnya. Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah di masa mendatang.
Salah satu orang tua peserta, Widi Hastomo asal Tanjungmojo, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pelaksanaan Khitan Ceria yang diikuti oleh anaknya di RS PKU Aisyiyah. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Lazismu Kendal dan seluruh pihak yang terlibat. Program ini sangat membantu kami, dari pelayanan yang ramah dan fasilitas yang memadai. Anak saya juga senang karena dapat hadiah dan perlengkapan sekolah. Semoga kegiatan seperti ini terus ada dan semakin berkembang,” ucapnya dengan penuh haru.

Sementara itu Manajer Lazismu Kendal Suprapto, dalam wawancara menyatakan bahwa Khitan Ceria Lazismu merupakan bagian dari dakwah sosial yang konsisten dijalankan oleh Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) sebagai bentuk kepedulian terhadap aspek kesehatan dan spiritual umat. Khitan, sebagai anjuran dalam Islam dan praktik kesehatan yang penting, bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga bagian dari pelayanan sosial yang mengakar dalam nilai-nilai kemanusiaan. Lazismu memandang bahwa dakwah tidak cukup dilakukan di mimbar, tetapi juga melalui aksi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama kelompok rentan dan dhuafa. Melalui program Khitan Ceria, Lazismu meneguhkan peran sebagai penghubung antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan. Program ini menjadi salah satu pilar dakwah yang menjembatani kebutuhan medis dan psikologis anak-anak muslim yang hendak dikhitan, khususnya dari keluarga tidak mampu. Dengan pendekatan yang ramah anak, edukatif, dan menggembirakan, “Alhamdulillah, atas bimbingan Allah, Khitan Ceria Lazismu Kendal ini bukan hanya mempermudah pelaksanaan kewajiban agama, tapi juga mempererat hubungan sosial, mengangkat marwah gerakan filantropi Islam, serta memperkuat misi dakwah dalam ranah kesehatan dan pendidikan.” Tegasnya.

Dengan keberhasilan pelaksanaan tahun ini, Lazismu Kendal berharap dapat terus melanjutkan program Khitan Ceria sebagai bentuk layanan sosial yang bermanfaat dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat luas, khususnya anak-anak dan keluarga yang membutuhkan.
