Lazismu Kendal

Lazismu Kendal

Sukses! Catatan Monitoring Pemberdayaan Petani Alpokat di Desa Genting Gunung

Lazismu Kendal bersama Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Kendal, dan Staff Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal melaksanakan kegiatan monitoring program pemberdayaan Petani Alpukat di Desa Genting Gunung, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, pada Rabu (10/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan sekaligus pendampingan program unggulan Lazismu yang sejak awal menggandeng berbagai pihak, baik lembaga pemerintah maupun swasta.

Wasito, Ketua MLH PDM Kendal yang juga berdinas di DLH Kabupaten Kendal, didampingi oleh Novian, staff DLH, menyampaikan apresiasi kepada Lazismu Kendal dan para petani yang terlibat. “Alhamdulillah, lahan di Genting Gunung kini sudah terlihat rimbun dan hijau. Apalagi yang ditanam adalah tanaman buah, tentu memberi nilai ekonomis lebih bagi masyarakat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan ganda—lingkungan terjaga, ekonomi juga meningkat,” ungkapnya.

Pendampingan juga dilakukan oleh LLHPB PDA Kendal. Hal ini menegaskan bahwa program pemberdayaan alpukat bukan hanya soal penghijauan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi Masyarakat.

Salah seorang petani, Bu Alfan, mengaku merasakan manfaat langsung dari program ini. “Dampaknya luar biasa bagi masyarakat Genting Gunung. Pada panen perdana kemarin, hasilnya mencapai 1,4 ton dengan harga jual Rp20 ribu sampai Rp25 ribu per kilogram. Akhir September ini insyaAllah kami akan kembali panen untuk kali kedua,” tuturnya penuh syukur.

Suprapto selaku Manajer Lazismu Kendal didampingi staff program Lazismu Ilham Khur Aeni, menjelaskan bahwa untuk memperkuat nilai jual dan identitas lokal, alpukat hasil program ini diberi merek “Avocamu”. “Alhamdulillah, Sejak diinisiasi Bapak Sutiyono selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Kendal dan pegiat lain, program ini sudah berjalan kurang lebih empat tahun. Kami berharap semakin banyak petani dan mitra lain yang mau bergabung dalam program ini seperti Yayasan Lindungi Hutan, akademisi dan lain-lain, sehingga progressnya semakin baik dan manfaatnya bisa lebih luas dirasakan,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Wasito menambahkan bahwa program pemberdayaan alpukat di Genting Gunung ada peluang untuk diusulkan oleh DLH Kabupaten Kendal pada kompetisi Penghargaan Kalpataru tingkat Provinsi Jawa Tengah, mengingat manfaatnya yang besar bagi kelestarian lingkungan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa DLH siap berkolaborasi lebih jauh, termasuk memberikan bantuan pengadaan bibit alpukat guna memperluas lahan tanam di wilayah tersebut.

Dengan semangat kolaborasi antara Kelompok Tani Genting Gunung, Lazismu Kendal, MLH PD Muuhammadiyah Kendal, LLHPB PD Aisyiyah, dan DLH Kabupaten Kendal, program pemberdayaan alpukat di Genting Gunung terus menunjukkan hasil yang positif. Selain menciptakan kawasan hijau, program ini juga menghadirkan peningkatan pendapatan ekonomi  bagi masyarakat sekitar.

Tentang Berita dan Artikel Lainya

Scroll to Top