Gemuh, 11 Oktober 2024 – Pak Sulaiman, seorang kepala keluarga dengan tiga anak, memahami bahwa semakin hari kebutuhan hidup kian meningkat. Tantangan ekonomi yang dihadapi membuatnya harus cerdas dalam melihat peluang usaha. Dengan tekad dan semangat, Pak Sulaiman yang sebelumnya sempat merantau keluar Pulau Jawa, akhirnya memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Desa Jenarsari, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal. Di sana, beliau mulai merintis usaha kecilnya yang menjual Es Buah, Batagor, dan Siomay.
Keputusan untuk kembali dan memulai usaha ini tidak datang tanpa alasan. Pak Sulaiman menyadari bahwa berada di dekat keluarga adalah kebahagiaan yang tak tergantikan. Namun, untuk mewujudkan impiannya merintis usaha, beliau membutuhkan modal dan dukungan. Kesulitan ini kemudian diketahui oleh Lazismu Kendal, yang memiliki program pemberdayaan UMKM bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Saya mengajukan permohonan bantuan kepada Lazismu Kendal untuk modal usaha. Alhamdulillah, pengajuan saya diterima. Saya diberikan modal dan juga gerobak untuk berjualan,” kata Pak Sulaiman penuh syukur.
Pak Sulaiman adalah warga Muhammadiyah yang aktif di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jenarsari dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gemuh. Beliau juga merupakan ketua takmir Masjid An Nida Jenarsari. Bantuan dari Lazismu Kendal ini membawa berkah tersendiri bagi Pak Sulaiman, karena kini beliau bisa bekerja di dekat rumah, tanpa harus merantau jauh. Hal ini memungkinkannya untuk lebih berkhidmat dalam kegiatan-kegiatan Muhammadiyah di tingkat ranting maupun cabang.
Meski usaha yang dirintisnya baru berjalan sebentar, prospeknya sudah terlihat menjanjikan. Pak Sulaiman bersyukur atas bantuan yang diterimanya dan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para donatur yang telah menyalurkan zakat dan infak melalui Lazismu Kendal. “Saya menjadi saksi bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh Lazismu Kendal sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Lazismu Kendal sendiri terus berupaya meningkatkan kualitas program-programnya. Pada tahun 2023, Lazismu Kendal mendapatkan penghargaan sebagai Lazismu terbaik se-Provinsi Jawa Tengah, dengan perolehan zakat tertinggi serta manajemen sumber daya manusia yang baik. Insyaallah, di tahun 2024, mereka berkomitmen untuk terus menguatkan inovasi sosial, salah satunya dengan meningkatkan sinergi antara majelis dan lembaga.
Semoga kisah Pak Sulaiman dan usaha kecilnya dapat menginspirasi banyak orang, serta menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja keras, doa, dan dukungan yang tepat, harapan dapat terwujud.
