Pegandon, 16 Oktober 2024 – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kendal, sebagai salah satu organisasi pengelola zakat, berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para tenaga pendidik, khususnya guru-guru di lembaga pendidikan Muhammadiyah. Salah satu program unggulan Lazismu Kendal yang turut serta dalam upaya tersebut adalah Program Peduli Guru. Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan guru dan mendukung kualitas pendidikan di lembaga-lembaga pendidikan Muhammadiyah yang mengalami keterbatasan, baik dari sisi sarana prasarana maupun kesejahteraan guru itu sendiri.
Program Peduli Guru Lazismu Kendal merupakan bentuk kontribusi dari masyarakat melalui donasi yang dikumpulkan di website Lazismu Kendal. Melalui program ini, sebanyak 9 orang guru di MI Muhammadiyah Pucangrejo, yang berlokasi di Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, telah menerima bantuan yang signifikan. Donasi yang terkumpul ini diharapkan bisa meringankan beban kesejahteraan para guru, agar mereka dapat terus fokus dalam memberikan pendidikan yang berkualitas kepada anak-anak bangsa.
Sri Pudjiati, Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Pucangrejo, dalam kesempatan penyerahan bantuan program Peduli Guru menyampaikan, “Kondisi MI Muhammadiyah Pucangrejo memang membutuhkan perhatian, baik dari segi kesejahteraan tenaga guru maupun sarana dan prasarana. Tidak semua Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan itu kaya dan maju. Ada juga sekolah-sekolah yang masih dalam keterbatasan.”
Salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh MI Muhammadiyah Pucangrejo adalah minimnya penerimaan siswa. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan sarana dan prasarana di sekolah ini menjadi faktor yang membuat MI Muhammadiyah Pucangrejo belum bisa berkembang secara optimal. Namun, meskipun dalam kondisi serba terbatas, sekolah ini tetap berhasil mencetak siswa berprestasi. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tetap menjadi prioritas meskipun dalam kondisi yang tidak ideal.
Dalam diskusi yang berlangsung antara Manajer Lazismu Kendal, Suprapto, dengan para guru di MI Muhammadiyah Pucangrejo, beberapa saran konstruktif diberikan. Suprapto menyarankan untuk lebih aktif mempublikasikan program-program unggulan yang dimiliki oleh MI Muhammadiyah Pucangrejo, baik melalui media sosial, baliho, ataupun saluran komunikasi lain yang lebih luas. Dengan cara ini, diharapkan masyarakat di sekitar akan lebih memahami dan mendukung lembaga pendidikan ini, serta membantu dalam meningkatkan jumlah siswa baru.
Selain itu, ia juga menyarankan agar MI Muhammadiyah Pucangrejo terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan lembaga-lembaga sosial yang dapat membantu dari sisi pendanaan atau program bantuan lainnya.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan, MI Muhammadiyah Pucangrejo tetap mampu melahirkan siswa-siswa berprestasi. Salah satu contohnya adalah Meiko Dwi Prasetyo, seorang siswa kelas 5 yang berhasil meraih Juara IV dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kabupaten Kendal. Meiko juga berhasil menempati peringkat 25 besar dari 400 peserta se-Jawa Tengah dalam kompetisi tersebut. Prestasi ini menjadi bukti bahwa meskipun dalam kondisi yang terbatas, MI Muhammadiyah Pucangrejo tetap bisa mencetak siswa-siswa yang berkompeten dan berprestasi.

Dek Meiko, siswa berprestasi di MIM Pucangrejo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal
Ke depan, diharapkan program seperti ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah, serta memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih. Semoga usaha ini dapat terus menjadi pendorong untuk menciptakan generasi bangsa yang cerdas dan berkarakter.
Mari bergabung dan berpartisipasi dalam Program Peduli Guru Lazismu Kendal, agar lebih banyak lagi guru yang terbantu dalam upayanya mendidik generasi penerus bangsa!

