Peningkatan kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS) sangat penting dalam upaya mengatasi permasalahan sosial seperti kemiskinan dan kelaparan di Indonesia. ZIS berfungsi sebagai instrumen distribusi kekayaan yang efektif, membantu meringankan beban mereka yang kurang beruntung dan memperkuat solidaritas sosial. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka” (QS. At-Taubah [9]: 103).
Meskipun Indonesia dikenal sebagai negara dengan mayoritas Muslim, tingkat penyaluran ZIS masih perlu ditingkatkan. Menurut data Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), pengumpulan zakat nasional pada tahun 2022 mencapai Rp26,2 triliun, namun potensi zakat yang dapat dihimpun diperkirakan mencapai Rp327,6 triliun per tahun. Hal ini menunjukkan bahwa optimalisasi pengumpulan zakat masih memiliki ruang yang sangat besar untuk ditingkatkan.
Permasalahan kemiskinan dan kelaparan masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Menurut data Indeks Kelaparan Global, Indonesia memperoleh skor 16,9, menempatkannya pada urutan ketiga dengan tingkat kelaparan tertinggi di Asia Tenggara.
rri.co.id Selain itu, sekitar 25% anak di Indonesia mengalami kelaparan setiap hari, sebuah angka yang memprihatinkan dan memerlukan perhatian serius.
Menanggapi situasi tersebut, pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan komitmennya dalam penanggulangan kelaparan dan kemiskinan sebagai prioritas nasional. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah peluncuran program makan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah dan ibu hamil, dengan tujuan mengatasi malnutrisi dan stunting yang masih menjadi masalah serius di Indonesia.
Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah tidak akan mengurangi harta” (HR. Muslim No. 2588). Hadis ini menegaskan bahwa berbagi tidak akan membuat seseorang miskin, melainkan justru menambah keberkahan dalam hidupnya. Dengan meningkatkan kesadaran untuk menyalurkan ZIS, masyarakat dapat berperan aktif dalam membantu sesama dan mengurangi kesenjangan sosial.
Lazismu Kendal, sebagai salah satu lembaga amil zakat yang beroperasi di Kabupaten Kendal, telah aktif dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, seperti bantuan modal usaha, beasiswa pendidikan, dan layanan kesehatan gratis. Dengan menyalurkan ZIS melalui lembaga yang terpercaya seperti Lazismu Kendal, dana yang disalurkan dapat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, sehingga memberikan dampak positif yang signifikan bagi mereka yang membutuhkan.
Oleh karena itu, mari kita tingkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menyalurkan zakat, infaq, dan shadaqah melalui Lazismu Kendal. Dengan berkontribusi, kita tidak hanya menjalankan perintah agama, tetapi juga membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dan berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan. Informasi lebih lanjut mengenai program dan cara berdonasi dapat diakses melalui situs resmi Lazismu Kendal di https://lazismukendal.org/.
Referensi:
Badan Amil Zakat Nasional. (2022). Statistik Zakat Nasional 2022. Diakses dari https://baznas.go.id/statistik-zakat-nasional
RRI. (2024). Indonesia Menempati Urutan Ketiga Tingkat Kelaparan Tertinggi di Asia Tenggara. Diakses dari https://rri.co.id/pengentasan-kemiskinan/1051325/indonesia-menempati-urutan-ketiga-tingkat-kelaparan-tertinggi-di-asia-tenggara
CNN Indonesia. (2024, November 19). Prabowo Akui 25 Persen Anak Indonesia Kelaparan Tiap Hari. Diakses dari https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20241119140710-532-1168277/prabowo-akui-25-persen-anak-indonesia-kelaparan-tiap-hari
Presiden Republik Indonesia. (2024, November 19). Sesi Pertama KTT G20 Brasil, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia dalam Penanggulangan Kelaparan dan Kemiskinan. Diakses dari https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/sesi-pertama-ktt-g20-brasil-presiden-prabowo-tegaskan-komitmen-indonesia-dalam-penanggulangan-kelaparan-dan-kemiskinan/
